Adab sebelum berdoa

8 Adab Sebelum Berdoa, Jangan Diabaikan!

Mengapa berdoa harus memiliki adab?

Coba kita ingat-ingat, lalu jawab beberapa pertanyaan muhasabah di bawah ini.

  • Kapan terakhir kali kamu berdoa?
  • Apa yang kamu minta saat berdoa waktu itu?
  • Jam berapa dan dimana kamu berdoa?
  • Saat itu, bagaimanakah keadaan kamu? Apakah dalam keadaan suci, setelah sholat, atau lainnya?
  • Apakah tata cara kamu berdoa sudah sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW?

Doa adalah inti ibadah. Tidak ada satu pun ibadah kecuali di dalamnya terkandung doa. Doa merupakan bentuk komunikasi antara makhluk dengan sang khalik. Doa dapat kita lakukan dimana pun. Rasulullah SAW mengajarkan bagaimana adab berdoa kepada Sang Penguasa alam semesta.

Para ulama dan pewaris Nabi menjelaskan tentang adab atau etika berdoa agar dikabulkan, sebagaimana tuntunan di dalam Al-Qur’an dan Hadits.

Imam Al-Baghawi rahimahullah berkata, “Ada etika dan syarat-syarat di dalam doa yang menjadi sebab dikabulaknnya doa. Barangsiapa memenuhinya maka dia akan mendapatkan apa yang dia minta dan barangsiapa yang mengabaikannya maka dialah orang yang melampaui batas di dalam berdoa, sehingga doanya tidak berhak dikabulkan.”

Adab berdoa dapat dibagi menjadi tiga tahap, yakni:

  1. Ada sebelum berdoa;
  2. Adab ketika berdoa;
  3. Adab setelah berdoa.

Sudah seharusnya sebelum, ketika dan setelah berdoa kita mengikuti etika agar setiap permintaan atau permohonan kita dikabulkan oleh Allah SWT.

Adab sebelum berdoa
fimadani.com

Ada beberapa hal yang patut kita perhatikan sebelum berdoa agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, yaitu:

Menjauhi makanan haram

Hati yang kotor karena berbagai maksiat atau jiwa yang tak bersih daru perkara haram akan menjadi penghalang terkabulnya doa. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang selama 40 hari hanya memakan yang halal, Allah akan menerangi hatinya dengan cahaya.”

Di dalam hadits yang lain, Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa ingi doanya dikabulkan oleh Allah SWT maka makanan dan pekerjaannya harus halal.”

Berbaik sangka kepada Allah

Ketika berdoa, kita hendaknya yakin bahwasannya Allah SWT akan mengabulkan doa kita, selama tak ada satupun yang menghalanginya. Banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kita untuk menyandarkan diri hanya pada Allah agar Allah memberikan alam keluar, menjamin rezeki, dari arah yang tak terduga, dan mencukupi semua kubutuhan kita.

Ini adalah janji Allah dan sesungguhnya Allah tak akan pernah mengingkari janji-Nya. Dengan kepercayaan penuh kepada Allah SWT maka yakinlah doa kita akan terkabul, karena Allah sesuai dengan persangkaan hamba-Nya. Imam Shadiq as berkata, “Setiap kali berdoa, kau harus menganggap bahwa hajatmu akan dikabulkan.”

Memberi sedekah

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sedekah yang diberikan seorang mukmin belum sampai ke tangan peminta, tapi sedekah ini telah sampai ke tangan Allah AWT.” Setelah itu Rasulullah SAW membacakan ayat berikut yang artinya:

“Tidaklah mereka mengetahui bawasannya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasannya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.” (QS. At-Taubah: 104)

Memakai Wewangian

Memakai minyak wangi atau parfum dalam islam sangat dianjukan, sebab hal ini termasuk bagian dari usaha menjaga kebersihan dan keindahan. Allah SWT sangat mencintai kebersihan dan Nabi sangat menggemari wangi-wangian. Sudah seharusnya kita menggunakan wewangian dengan niat karena ALlah SWT dan tba’ bin nabiyy (mengikuti sunah Rasul).

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Berdoa di masjid atau menghadap kiblat

Diriwayatkan bahwa ketika ingin berdoa di waktu zuhur, Imam Ahadiq as pertama-tama memberikan sedekah dan memakai wangi-wangian dan pergi ke masjid lalu berdoa di sana.

Kiblat artinya arah ayang dituju. Kiblat orang muslim adalah Kabbah yang berada di Mekkah. Meski bukan syarat wajib saat berdoa untuk menghadap kiblat, tetapi harus diyakini bahwa berdoa menghadap ke kiblat lebih cepat sampai kepada Allah SWT daripada menghadap ke arah selain kiblat.

Berwudhu

Ada begitu banyak amalan yang terlihat sederhana, tetapi pahalanya sangat banyak. Di antaranya adalah berwudhu. Hanya dengan membasuh atau mengusap anggota badan dengan air yang suci dan mensucikan, kita akan mendapatkan banyak keutamaan.

Di antara keutamaan berwudhu adalah kesehatan fisik, wajah bercahaya di hari kiamat, mendapatkan perhiasan di surga, diampuni dosa-dosanya, mendapatkan pahala setengah dari imam, hingga dijamin masuk surga oleh Allah SWT melalui delapan pintu.

Mengucapkan basmalah di awal doa

Nabi Muhammad SAW bersabda; “Semua perkara yang memiliki kepentingan tidak diawali dengan basmalah maka dia terputus”

Artinya, setiap pekerjaan yang tidak dimulai dengan basmalah maka tidak akan sampai pada kebaikan. Hadis ini pula yang dijadikan landasan perintah bagi setiap muslim untuk memulai segala perbuatan yang baik dengan terlebih dahulu membaca basmalah, termasuk dalam hal ketika hendak membaca doa.

Mendahulukan pujian kepada Allah kemudian bershalawat kepada Nabi

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa salah satu rahasia dikabulannya doa adalah hendak memanjatkannya, kita harus memuji-Nya dengan membaca tahmid (pujian) atau melantunkan asmaul husna (nama-nama Allah SWT yang Indah), setelah itu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Barulah setelah itu menyampaikan permohonannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *